HomeIndustriDidukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM

Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM

“Brand positioning UMKM harus terus diperkuat untuk membangun pengalaman dan kepercayaan pelanggan.”

JAKARTA, UMKMTRUST.ID –  PaDi UMKM, platform digital pengadaan milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, terus memperkuat ekosistem pengadaan digital Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program ini didukung penuh Danantara Indonesia.

Salah satu penguatan ekosistem dilakukan melalui penyelenggaraan ‘PaDi Business Forum & Showcase (PBFS) 2026’ bertajuk ‘Menjalin Kolaborasi, Menggerakkan Investasi, dan Mempercepat Pertumbuhan Bisnis Nasional’. Acara yang digelar di Jakarta, Senin (6/5/2026), itu dihadiri Danantara Asset Management, Kementerian UMKM, BP BUMN, serta lebih dari 50 BUMN dan para pelaku UMKM dari berbagai sektor industri.

PBFS 2026 juga menghadirkan dua sesi talkshow bertajuk “Perkuat Rantai Pasok Nasional: Strategi Substitusi Impor dan Optimalisasi Produk Lokal Melalui Tender Kilat PaDi UMKM” serta “Pengadaan Ramah Lingkungan: Mengubah Limbah Menjadi Nilai Strategis Perusahaan”.

Kedua sesi tersebut membahas penguatan produk lokal, digitalisasi pengadaan, hingga implementasi prinsip  environmental, social, and governance (ESG) dalam proses bisnis berkelanjutan.

Senior Director Chief Marketing Officer (CMO) PT Danantara Asset Management (Persero), Dendi T Danianto menekankan  pentingnya penguatan brand positioning untuk membangun pengalaman dan kepercayaan pelanggan.

Rebranding bukan hanya soal perubahan visual, tetapi bagaimana menciptakan brand experience yang mampu membangun persepsi dan kepercayaan pelanggan. Experience will drive brand perception, not merely a campaign,” kata dia.

PaDi Business Forum & Showcase 2026 yang diselenggarakan PaDi UMKM menjadi momentum kolaborasi antara BUMN dan UMKM untuk memperkuat ekosistem pengadaan digital yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan. Foto: Ist.
PaDi Business Forum & Showcase 2026 yang diselenggarakan PaDi UMKM menjadi momentum kolaborasi antara BUMN dan UMKM untuk memperkuat ekosistem pengadaan digital yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan. Foto: Ist.

Dendi mengungkapkan, transformasi PaDi UMKM melalui tagline #PengadaanLebihTenang harus memiliki tujuan yang jelas dan relevan dengan kebutuhan pelanggan. “Ketika berbicara mengenai pengadaan digital BUMN, PaDi UMKM harus menjadi top of mind,” tegas dia.

Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi menyatakan, melalui PaDi UMKM, Telkom berkomitmen menghadirkan platform pengadaan digital yang aman dan sesuai prinsip good corporate governance (GCG).

“PaDi UMKM berkomitmen menghadirkan #PengadaanLebihTenang melalui platform yang memenuhi standar governance, dilengkapi keamanan siber berlapis, kepatuhan terhadap UU Perlindungan Data Pribadi, serta sertifikasi ISO 27001,” papar Faizal.

Telkom, menurut Faizal Rochmad, juga terus mendorong UMKM agar dapat tumbuh dan terhubung secara berkelanjutan dalam ekosistem digital.

Faizal menjelaskan, PBFS 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi BUMN dan UMKM melalui ekosistem pengadaan digital yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan. Berbeda dari tahun sebelumnya, rangkaian PBFS 2026 akan berlangsung selama enam bulan mulai Mei hingga Desember 2026. Program tersebut mencakup PaDi Talks, Vendor Connect, dan Business Matching.

Dia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan menjadi bagian dari transformasi PaDi UMKM melalui komitmen #PengadaanLebihTenang, yaitu menghadirkan pengalaman pengadaan yang lebih aman, terhubung, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha dalam ekosistem digital.

PBFS 2026 turut menghadirkan 29 seller rekomendasi dari berbagai kategori kebutuhan perusahaan dan BUMN, dari elektronik, alat tulis kantor, jasa, food and beverage, hingga kebutuhan operasional lainnya. Tahun 2026 menjadi tahun keempat penyelenggaraan PBFS.

Melalui rangkaian program yang lebih panjang dan intensif, PaDi UMKM optimistis dapat mendorong peningkatan transaksi melampaui capaian tahun 2025 sebesar Rp2,5 triliun. PaDi UMKM juga menargetkan penguatan peran digitalisasi pengadaan dalam mendukung pertumbuhan UMKM dan kemandirian ekonomi nasional. (Sat)

RELATED ARTICLES

Trending Posts