HomeUncategorized @idPemerintah Salurkan Banpres Rp1,2 Triliun kepada 200 Ribu Usaha Mikro Terdampak Bencana

Pemerintah Salurkan Banpres Rp1,2 Triliun kepada 200 Ribu Usaha Mikro Terdampak Bencana

"Banpres akan direalisasikan pada 2026 dan 2027 masing-masing Rp600 miliar kepada 200 ribu pengusaha mikro. Setiap penerima akan memperoleh bantuan stimulan modal usaha Rp3 juta."

JAKARTA, UMKMTRUST.ID –  Pemerintah akan menyalurkan Bantuan Presiden (Banpres) senilai Rp1,2 triliun untuk mendukung pemulihan 200 ribu usaha mikro terdampak bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Penyaluran Banpres akan dilakukan dalam dua tahap,” ujar Menteri UMKM, Maman Abdurrahman di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Menurut Menteri Maman, Banpres tahap pertama senilai Rp600 miliar akan direalisasikan pada 2026. Adapun  Banpres tahap kedua dengan nilai yang sama bakal disalurkan pada 2027.

“Bantuan tersebut merupakan bentuk respons Presiden Prabowo Subianto terhadap aspirasi pengusaha mikro yang terdampak bencana dan membutuhkan dukungan untuk memulihkan kegiatan usahanya,” tutur dia.

Anggaran Banpres, kata Menteri UMKM, berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang menjadi bagian dari Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam (Renduk PRRP)  wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Maman Abdurrahman menjelaskan, melalui program rehabilitasi ekonomi tersebut, pemerintah menargetkan 200 ribu pengusaha mikro menerima manfaat bantuan. Setiap penerima akan memperoleh bantuan stimulan modal usaha sebesar Rp3 juta.

“Bantuan modal senilai Rp3 juta hanya diberikan kepada pengusaha yang belum mengakses pembiayaan perbankan. Bagi yang sudah memperoleh akses pembiayaan bank, penanganannya dilakukan melalui mekanisme yang tersedia di sektor perbankan,” papar dia.

Menteri UMKM mengungkapkan, untuk memastikan bantuan tepat sasaran, pemerintah pusat segera menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama pemerintah daerah (pemda) di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.  Rakor digelar guna menyiapkan proses pendataan serta verifikasi calon penerima manfaat.

“Untuk saudara-saudara kami di Aceh, Sumut (Sumatra Utara), dan Sumbar (Sumatra Barat), kami sudah mulai melakukan berbagai persiapan. Program Klinik UMKM di masing-masing daerah juga masih terus berjalan hingga saat ini,” ucap dia.

Menteri Maman berharap Banpres tersebut dapat membantu pengusaha mikro yang terdampak bencana sehingga mereka kembali bangkit dan menjalankan usahanya.

“Dukungan ini diharapkan mampu membantu pemulihan aset usaha, peralatan produksi, serta permodalan sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali bergerak dan tumbuh secara berkelanjutan,” tandas dia.

Maman Abdurrahman menegaskan,  para pelaku UMKM yang terdampak bencana harus dipastikan memiliki kesempatan untuk kembali produktif, memperkuat usahanya, dan melanjutkan kontribusinya terhadap perekonomian daerah maupun nasional. (han)

RELATED ARTICLES

Trending Posts