LOMBOK TENGAH, UMMTRUST.ID – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) akan memprioritaskan pelibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 9–11 Oktober 2026.
“Pelibatan UMKM sangat penting untuk memastikan MotoGP memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat,” ujar Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Warokka di Lombok Tengah, Sabtu (27/6/2026).
Menurut Troy, MotoGP Indonesia merupakan ajang kolaboratif yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah (pemda), kementerian dan Lembaga (K/L), BUMN, sponsor, komunitas motorsport, pelaku industri pariwisata, UMKM, hingga masyarakat lokal.

“Kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam menghadirkan penyelenggaraan yang semakin baik dari tahun ke tahun,” tutur dia.
Troy Warokka mengungkapkan, MotoGP Indonesia tidak sekadar menjadi ajang balap motor dunia, tetapi juga bagian dari upaya membangun warisan (legacy) jangka panjang bagi masyarakat di sekitar kawasan Mandalika.
“Ajang ini tidak hanya menghadirkan manfaat ekonomi, tetapi juga mendorong lahirnya berbagai talenta dan pelaku industri yang tumbuh bersama perkembangan ekosistem motorsport dan pariwisata nasional,” tegas dia.
Troy menjelaskan, manfaat penyelenggaraan MotoGP telah dirasakan langsung oleh masyarakat. Pada penyelenggaraan sebelumnya, lebih dari 600 UMKM lokal terlibat dalam ekosistem kegiatan dan destinasi wisata di kawasan Mandalika.
Selain itu, menurut Troy Warokka,penyelenggaraan MotoGP menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja local di berbagai sektor pendukung. “Kehadiran MotoGP membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif, seni budaya, kuliner, dan pariwisata lokal untuk memperkenalkan produk serta layanan mereka kepada pasar nasional maupun internasional,” papar dia.

Dia menambahkan, kepercayaan dunia kepada Indonesia sebagai tuan rumah MotoGP tidak lepas dari keberhasilan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2025, misalnya, ajang tersebut berhasil menjaring 140.324 penonton sehingga menjadi salah satu agenda olahraga terbesar di Indonesia.
Untuk menghadapi MotoGP 2026, kata Troy, ITDC bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) telah menindaklanjuti berbagai hasil evaluasi dari penyelenggaraan sebelumnya. Perbaikan dilakukan melalui program peningkatan kualitas operasional yang mencakup fasilitas di area sirkuit dan seluruh kawasan The Mandalika.
“Dengan berbagai pembenahan tersebut, ITDC berharap penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026 semakin berkualitas dari sisi operasional, sekaligus mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat dan pelaku usaha local,” ujar dia. (ant)

