YOGYAKARTA, UMKMTRUST.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner lokal melalui Koperasi Merah Putih yang telah dibentuk di setiap kelurahan.
“Koperasi Merah Putih bersinergi dengan berbagai pihak untuk memberdayakan UMKM kuliner lokal,” kata Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo di sela peringatan Hari Koperasi Ke-79 di Balai Kota Yogyakarta, Selasa (21/7/2026).
Menurut dia, upaya tersebut ditempuh antara lain melalui program pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita (bayi lima tahun) di posyandu dalam upaya pencegahan stunting yang bisa disediakan melalui Koperasi Merah Putih.
“Ke depan juga akan dikembangkan kerja sama Koperasi Merah Putih dengan petani dan peternak perkotaan dalam penyediaan pupuk, bibit serta sarana pertanian, peternakan, dan perikanan,” ujar dia.
Hasto Wardoyo mengungkapkan, pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menjadikan koperasi sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi rakyat melalui program KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih).
“Program ini diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang mampu memperpendek rantai distribusi, perluas akses pembiayaan, meningkatkan pemasaran produk lokal hingga menghadirkan pelayanan ekonomi yang lebih dekat kepada masyarakat,” papar dia.
Hasto mengatakan, implementasi Koperasi Merah Putih di Yogyakarta telah berjalan meski memiliki keterbatasan lahan dan ruang produksi. Salah satu produk unggulannya adalah Batik Segoro Amarto Baru.
Dia menjelaskan, Kota Yogyakarta telah memiliki 45 Koperasi Merah Putih secara kelembagaan. Dari jumlah tersebut, 34 koperasi telah aktif beroperasi, sisanya masih terus didampingi agar mampu berkembang dan memiliki aktivitas usaha yang berkelanjutan.
Hasto Wardoyo menegaskan, koperasi harus mampu bertransformasi menjadi koperasi digital yang memanfaatkan teknologi informasi, sistem pembayaran modern, serta berbagai platform digital untuk memperluas pasar dan menjangkau generasi muda, pelaku UMKM ,hingga startup lokal.
“Dengan tema ‘Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya’, kami mengajak seluruh insan koperasi untuk membangun koperasi yang profesional, modern, transparan, inovatif dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” tandas dia. (ant)

