HomeUncategorized @idMenekraf Kebut Tiga Program Unggulan

Menekraf Kebut Tiga Program Unggulan

"Tiga program unggulan yang digenjot Kemenekraf meliputi  Aktivasi Desa Kreatif, Aktivasi Creative Hub, dan Creative by Indonesia."

JAKARTA, Investortrust.id – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mengebut implementasi tiga program unggulan, yaitu Aktivasi Desa Kreatif, Aktivasi Creative Hub, dan Creative by Indonesia. Percepatan dilakukan untuk menggenjot kontribusi sektor ekonomi kreatif (ekraf) terhadap perekonomian nasional.

“Percepatan ketiga program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden,” kata Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf)/Kepala Badan Ekraf, Teuku Riefky Harsya dalam keterangan resmi, Selasa (21/7/2026).

Menurut Riefky, tiga program unggulan Kemenekraf yang meliputi  Aktivasi Desa Kreatif, Aktivasi Creative Hub, dan Creative by Indonesia ditujukan  untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, sekaligus mendorong sektor ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan baru nasional.

“Kami memastikan ekonomi kreatif tumbuh dan manfaatnya dirasakan langsung masyarakat sebagai the new engine of growth,” tegas dia.

Riefky Harsya mengungkapkan, sektor ekraf terus menunjukkan kinerja positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor ekraf  hingga Maret 2026 menyumbang 11,8% terhadap total ekspor nonmigas nasional.

Nilai ekspor nonmigas pada Januari–Maret 2026 naik 0,98% menjadi US$63,60 miliar secara tahunan (year on year/yoy). Khusus Maret 2026, ekspor nonmigas turun 2,52% menjadi US$21,25 miliar. Adapun ekspor nonmigas Januari–Mei 2026 mencapai  US$110,19 miliar, naik 3,89% (yoy). Sedangkan ekspor nonmigas Mei 2026 mencapai US$22,45 miliar, turun 4,50% (yoy).

Di sisi investasi, menurut Riefky Harsya, sektor ekonomi kreatif berhasil menarik realisasi investasi sebesar Rp 61,33 triliun. Capaian tersebut  memperkuat kontribusi sektor ini terhadap penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi.

Riefky menjelaskan, keberhasilan ekonomi kreatif tidak diukur dari banyaknya program yang dijalankan. Terpenting adalah dampak nyata bagi pelaku usaha kreatif dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan menjaga fokus program pada kesejahteraan rakyat, memperkuat sinergi, dan memastikan setiap langkah berorientasi pada dampak,” tandas dia.

Kemenekraf berharap penguatan tiga program unggulan itu mampu mempercepat hilirisasi produk kreatif, memperluas pasar ekspor, serta meningkatkan daya saing industri kreatif Indonesia di pasar global. (sal)

RELATED ARTICLES

Trending Posts