HomeProduk Dalam NegeriKemenekraf Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Pusat Perbelanjaan

Kemenekraf Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Pusat Perbelanjaan

“Kolaborasi meliputi penguatan ekosistem ekraf melalui pengembangan talenta, perluasan akses pasar, dan pendayagunaan kekayaan intelektual (IP) lokal.”

JAKARTA, UMKMTRUST.ID – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf)/Badan Ekonomi Kreatif (Barekraf) menjajaki kolaborasi strategis dengan pusat perbelanjaan Lippo Malls Indonesia untuk mengoptimalkan penguatan ekosistem ekonomi kreatif (ekraf) melalui pengembangan talenta, perluasan akses pasar, dan pendayagunaan kekayaan intelektual (intellectual property/IP) lokal.

“Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan,” ujar  Wakil Menteri Ekraf (Wamenekraf), Irene Umar dalam keterangan resmi, Sabtu (12/7/2026).

Menurut Irene, pusat perbelanjaan dapat menjadi ruang bertemunya talenta kreatif, komunitas, industri, dan Masyarakat. Dengan begitu, karya kreatif Indonesia memiliki ruang yang lebih luas untuk berkembang dan memberikan nilai tambah ekonomi.

Wamenekraf menuturkan, dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menyepakati rencana kolaborasi yang akan diimplementasikan melalui serangkaian aktivasi kreatif pada Agustus dan Oktober 2026. Program ini dirancang untuk memberikan ruang bagi pelaku ekraf lintas subsektor guna menampilkan karya, membangun jejaring, hingga mengeksplorasi peluang komersialisasi.

Ilustrasi produk ekonomi kreatif. Foto: Ant.
Ilustrasi karya produk kreatif. Foto: Ant.

Irene menjelaskan, aktivasi ini harus berorientasi pada ekosistem jangka panjang. Karena itu, kurasi yang ketat, kolaborasi antarmerek lokal, pelibatan komunitas, hingga strategi promosi yang tajam menjadi elemen krusial agar kegiatan tersebut berdampak nyata bagi para pegiat ekraf.

Sementara itu, Chief Marketing Officer Lippo Malls Indonesia, Santiwati Basuki mengatakan, pihaknya akan menghadirkan berbagai program yang mendukung pengembangan IP lokal, komunitas, dan talenta ekraf melalui jaringan pusat perbelanjaan di berbagai daerah.

Kolaborasi ini, kata Santiwati, diharapkan dapat menciptakan ruang yang mendorong lahirnya karya kreatif bernilai tambah sekaligus memperluas jangkauan pasar bagi produk lokal.

“Kami berharap Lippo Malls dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. Tidak hanya menghadirkan ruang pamer, tetapi juga membuka peluang agar IP lokal dan talenta kreatif dapat berkembang menjadi merek yang berdaya saing serta hadir di ruang ritel secara berkelanjutan,” papar dia. (ant)

RELATED ARTICLES

Trending Posts