HomeUncategorized @idMenkomdigi: Digitalisasi Berbasis AI Akan Perkuat UMKM

Menkomdigi: Digitalisasi Berbasis AI Akan Perkuat UMKM

"Teknologi digital mampu membantu para pelaku UMKM meningkatkan efisiensi dan memperluas akses pasar."

JAKARTA, UMKMTRUST.ID – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid optimistis digitalisiasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menjadi salah satu fokus pemerintah akan mampu memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Salah satu fokus utama pemerintah adalah digitalisasi berbasis AI untuk penguatan UMKM dan bansos. Program tersebut dapat meningkatkan akurasi penyaluran bantuan, sekaligus memperluas manfaat ekonomi digital,” kata Meutya Hafid dalam keterangan resmi, Kamis (18/6/2026).

Menurut Meutya, AI akan menjadi pendorong pertumbuhan UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Teknologi digital mampu membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi dan memperluas akses pasar.

Menkomdigi memperkirakan ekonomi digital Indonesia mencapai US$ 360 miliar pada 2030. Proyeksi tersebut didukung pertumbuhan e-commerce, tingginya jumlah pengguna internet, serta kontribusi UMKM terhadap aktivitas ekonomi nasional.

“Teknologi harus menjadi alat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat UMKM, dan memastikan transformasi digital benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh Indonesia,” ujar dia.

Meutya  mengungkapkan, AI juga akan mendorong sektor layanan publik. Digitalisasi bansos ditargetkan menjangkau 18 juta keluarga penerima manfaat atau sekitar 50 juta penerima bantuan di seluruh Indonesia. “Kalau berjalan sesuai rencana, program ini akan menjadi salah satu program digital inclusion terbesar di kawasan,” tutur dia.

Menkomdigi menjelaskan, implementasi program telah diuji coba di Kabupaten Banyuwangi. Hasil awal menunjukkan kinerja yang positif. Itu sebabnya, pemerintah bersiap memperluas penerapannya ke berbagai daerah.

Melalui teknologi AI, menurut Meutya Hafid, pemerintah dapat mengelola dan menganalisis data penerima bantuan secara lebih akurat. Sistem tersebut diharapkan mampu mempercepat proses verifikasi, pemutakhiran data, hingga pengambilan keputusan. Meutya menambahkan, AI membantu pemerintah mengelola dan menganalisis data dengan lebih baik. Alhasil, proses verifikasi, pembaruan data penerima, hingga pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih akurat.***

RELATED ARTICLES

Trending Posts