HomePertanianPolri Libatkan 12.420 UMKM untuk Perkuat Ekosistem Ketahanan Pangan

Polri Libatkan 12.420 UMKM untuk Perkuat Ekosistem Ketahanan Pangan

“Pelibatan petani dan UMKM bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”

JAKARTA, UMKMTRUST.ID – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan, Polri membangun ekosistem rantai pasok pangan dengan melibatkan 12.420 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kelompok tani, peternak, nelayan, serta koperasi. Hal itu bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam pidatonya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Bhayangkara di Jakarta, Rabu (1/7/2026), Kapolri mengungkapkan, penguatan ketahanan pangan dilakukan melalui pengembangan berbagai fasilitas produksi pangan mandiri, seperti greenhouse, kolam ikan bioflok, budidaya sapi, kambing, dan ayam serta pembangunan gudang sentral bahan pasok yang saling terintegrasi.

“Melalui langkah tersebut, Polri membangun ekosistem supply chain yang melibatkan 12.420 UMKM, termasuk kelompok petani, peternak, nelayan, dan koperasi sehingga dapat mendorong kesejahteraan pelaku usaha lokal,” ujar Sigit.

ILustrasi UMKM kuliner. Foto: Ist.

Selain memperkuat rantai pasok pangan, menurut Sigit Prabowo, Polri mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

“Keberadaan SPPG diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap makanan bergizi, sekaligus meningkatkan kualitas Kesehatan,” tutur dia.

Kapolri menjelaskan, pada sektor infrastruktur, Polri juga membangun 775 unit Jembatan Merah Putih Presisi di berbagai wilayah Indonesia. Hingga saat ini, sebanyak 711 jembatan telah selesai dibangun, sedangkan 64 unit lainnya ditargetkan rampung pada Juli ini.

Ilustrasi petani sedang menanam padi di sawah. Foto: Ist.
Ilustrasi petani sedang menanam padi di sawah. Foto: Ist.

Masifnya pembangunan SPPG dan jembatan, kata Sigit,  telah mendatangkan banyak manfaat bagi masyarakat. Program MBG telah mendukung perbaikan kualitas kesehatan melalui peningkatan akses terhadap makanan bergizi.

“Adapun pembangunan jembatan telah membantu dalam mendekatkan masyarakat pada berbagai fasilitas publik, seperti sekolah, rumah sakit, dan berbagai layanan prioritas lainnya,” ucap dia.

Kapolri menambahkan, berbagai program tersebut merupakan bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung agenda pembangunan nasional, tidak hanya melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui penguatan ketahanan pangan, peningkatan konektivitas wilayah, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. (fan)

RELATED ARTICLES

Trending Posts