KOTA BOGOR, UMKMTRUST.ID – Pemerintah terus berupaya mengejar rasio wirausaha di Tanah Air menjadi 4% pada 2029 dari saat ini 3,2%. Rasio wirausaha (perbandingan jumlah pelaku wirausaha dengan jumlah populasi angkatan kerja) perlu dinaikkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, mengurangi pengangguran dan kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Menurut Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Riza Damanik, berbagai upaya dilakukan pemerintah, di antaranya menggandeng Perhimpunan Pengembang Kewirausahaan (Pewira) untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional.
“Kementerian UMKM menyambut baik kehadiran Pewira sebagai bagian dari upaya mendorong semakin banyak generasi muda Indonesia menjadi wirausaha-wirausaha unggul di masa depan,” kata Riza Damanik pada pengukuhan pengurus Pewira di Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026).
Riza berharap Pewira menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat kolaborasi pengembangan kewirausahaan yang melibatkan perguruan tinggi, dunia usaha, lembaga inkubator bisnis, dan berbagai pemangku kepentingan.
Dia menjelaskan, pencapaian target rasio kewirausahaan nasional tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan butuh sinergi lintas sektor agar ekosistem kewirausahaan semakin kuat.
Karena itu, kata Riza Damanik, organisasi ini diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah di tingkat pusat maupun daerah untuk mempercepat pencapaian target rasio kewirausahaan nasional sebesar 4% pada 2029.

Selain pengukuhan pengurus, Kementerian UMKM menggelar peningkatan kompetensi bagi Pejabat Fungsional Pengembang Kewirausahaan (JF PKWU) bertema Inkubator sebagai Pusat Pengembangan Kewirausahaan.
Riza mengatakan, peningkatan kapasitas tersebut bertujuan memperkuat kemampuan para pengembang kewirausahaan dalam mengelola inkubator daerah dan mendampingi pelaku UMKM agar tumbuh menjadi wirausaha yang tangguh.
“Mereka diharapkan menjadi sumber daya manusia yang profesional, adaptif terhadap perubahan, mampu memperkuat tata kelola inkubator daerah, serta mendampingi UMKM agar tumbuh menjadi wirausaha yang tangguh dan naik kelas,” papar dia.
Sementara itu, Ketua Umum Pewira, Wientor Rah Mada mengungkapkan, organisasinya berkomitmen mendukung agenda pemerintah untuk mencapai target rasio kewirausahaan nasional sebesar 4% pada 2029.
Ia menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 505 pejabat fungsional pengembang kewirausahaan yang tersebar di berbagai daerah. Dalam waktu dekat, pihaknya akan membentuk kepengurusan di setiap provinsi guna memperluas koordinasi dan pendampingan pengembangan kewirausahaan.
Pada tahun pertama, kata dia, Pewira akan memfokuskan program pada penguatan kapasitas dan kompetensi anggotanya sebelum memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha baru di Indonesia. (ant)

