HomeProduk Dalam NegeriParade Kain Songket di Palembang Pecahkan Rekor Muri, Kowani Ajak Perempuan Lestarikan...

Parade Kain Songket di Palembang Pecahkan Rekor Muri, Kowani Ajak Perempuan Lestarikan Kebaya

"Kebaya bukan benda budaya yang hanya disimpan untuk dikenang, tetapi warisan budaya hidup yang harus terus dikenakan, dikenalkan, dikembangkan, dilindungi, dan diwariskan kepada generasi mendatang."

PALEMBANG, UMKMTRUST.ID –  Parade Perempuan Berkebaya Kain Songket di Palembang berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). Momentum peringatan Hari Kebaya Nasional ke-3 Tahun 2026 itu dimanfaatkan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) untuk mengajak perempuan Indonesia terus melestarikan kebaya.

“Mari kita terus melestarikan kebaya sebagai identitas budaya bangsa sekaligus simbol persatuan, perjuangan, dan jati diri perempuan Indonesia,” kata Ketua Umum Kowani, Nannie Hadi Tjahjanto  di sela-sela  Parade Perempuan Kebaya Kain Songket dalam rangka Hari Kebaya Nasional Ke-3 Tahun 2026 di kawasan Car Free Day (CFD) Palembang, Minggu (19/7/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh DPD Perempuan Indonesia Maju (PIM) Sumatera Selatan itu berhasil memecahkan rekor  Muri untuk kategori Parade Perempuan Kebaya Kain Songket Terbanyak.

Menurut Nannie Hadi Tjahjanto, Hari Kebaya Nasional bukan sekadar perayaan seremonial ataupun peragaan busana, melainkan kesempatan untuk memperkuat identitas nasional. “Kebaya adalah simbol jati diri, kesantunan, keanggunan, martabat, serta semangat perjuangan perempuan Indonesia,” tegas dia.

Nannie mengemukakan,  gerakan mengenakan kebaya juga memiliki dampak ekonomi yang besar karena melibatkan penenun songket, perajin, penjahit, desainer, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah.

“Mari  kita lestarikan kebaya dan  kain tradisional Nusantara, khususnya songket, sebagai bagian dari identitas budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif,” ujar dia.

Nannie menjelaskan, kebaya memiliki hubungan erat dengan sejarah gerakan perempuan Indonesia, salah satunya pada Kowani ke-10 tahun 1964, ketika ribuan perempuan dari seluruh Indonesia mengenakan kebaya sebagai simbol persatuan dan perjuangan.

Dia menambahkan, Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 19 Tahun 2023 tentang Hari Kebaya Nasional pada 24 Juli merupakan bentuk pengakuan negara terhadap kebaya sebagai identitas nasional.

Pengakuan tersebut, kata Nannie, semakin diperkuat dengan ditetapkannya kebaya sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO pada tahun 2024 melalui nominasi multinasional bersama sejumlah negara Asia Tenggara.

“Kebaya bukan benda budaya yang hanya disimpan untuk dikenang, tetapi warisan budaya hidup yang harus terus dikenakan, dikenalkan, dikembangkan, dilindungi, dan diwariskan kepada generasi mendatang,” tandas dia.

Nannie menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Sedikitnya 1.000 perempuan Kota Palembang meramaikan parade busana kebaya di Jembatan Ampera dalam rangka memperingati Hari Kebaya Nasional 2026, Minggu (19/7/2026) pagi. Mengenakan kebaya anggun dipadukan kain songket khas Palembang, mereka berjalan beriringan dari Jembatan Ampera menuju Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera).

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perempuan Indonesia Maju (PIM), Lana T Koentjoro mengatakan, parade tersebut diikuti sekitar 1.000 peserta dari kaum perempuan yang menggunakan kebaya, dipadukan secara fleksibel dengan kain songket modern serta gaya hidup kasual anak muda masa kini.

“Gerakan berkebaya berjalan kaki dari Jembatan Ampera menuju Monpera Kota Palembang ini secara nyata memperkuat ekonomi keluarga melalui pemberdayaan perempuan,” tutur dia.

Ia menekankan bahwa esensi dari Hari Kebaya Nasional bukan sekedar berjalan mengenakan pakaian adat, melainkan sebuah gerakan ekonomi yang masif. “Dari kebaya ini kita telah mengangkat seluruh UMKM Indonesia, dari selop, kain ganding, hingga jasa MUA (makeup artist). Saya sendiri bersanggul dan berdandan subuh-subuh menggunakan berbagai aksesori,” papar dia.(ant)

RELATED ARTICLES

Trending Posts