HomeJasaMenpar: Konser Musik Internasional Jadi Momentum Gerakkan Ekraf UMKM di Sektor Pariwisata 

Menpar: Konser Musik Internasional Jadi Momentum Gerakkan Ekraf UMKM di Sektor Pariwisata 

“Jika dikelola secara konsisten, music tourism atau wisata berbasis musik berpotensi menjadi salah satu sumber pertumbuhan baru bagi sektor pariwisata nasional.”

JAKARTA, UMKMTRUST.ID – Menteri Pariwisata (Menpar), Widiyanti Putri Wardhana menyatakan, penyelenggaraan konser musik internasional di Indonesia, termasuk konser boy band asal Korea Selatan, BTS, dapat dijadikan momentum untuk menggerakkan ekonomi kreatif (ekraf) usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pariwisata.

Menpar Widiyanti mengatakan, penyelenggaraan konser berskala internasional, termasuk rencana konser BTS di Jakarta pada 26, 27, dan 29 Desember 2026, menjadi peluang besar untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara (wisman), terutama dari kalangan generasi muda dan komunitas kreatif.

“Bagi pemerintah, konser ini bukan hanya peristiwa hiburan. Ini adalah momentum untuk memperlihatkan wajah Indonesia sebagai destinasi yang ramah, kreatif, aman, dan siap menyambut dunia,” kata Widiyanti di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Widiyanti menjelaskan, dampak konser internasional jauh melampaui penjualan tiket. Ribuan pengunjung yang datang dari berbagai negara berpotensi menginap di hotel, menikmati kuliner, berkunjung ke kafe, menggunakan berbagai moda transportasi, berbelanja produk lokal, hingga membagikan pengalaman mereka selama berada di Indonesia melalui media sosial kepada komunitas global.

“Efek berganda inilah yang  mampu memberikan dorongan signifikan bagi pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar dia.

Karena itu, menurut Menpar Widiyanti, pemerintah akan memperkuat promosi pariwisata, sekaligus memperluas kolaborasi dengan pelaku industri untuk memastikan setiap penyelenggaraan event internasional memberikan manfaat ekonomi yang optimal.

Ilustrasi penggemar antre untuk menonton konser realitas virtual grup K-pop BTS dalam pameran imersif The Fact Music Awards Exhibition BSTARVERSE di Jakarta, beberapa waktu lalu. Foto: Antara.

“Tujuannya adalah memperkaya pengalaman pengunjung selama berada di Indonesia, sekaligus memperluas dampak ekonomi kepada pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif,” tegas dia.

Widiyanti mengungkapkan, perhatian dunia terhadap konser internasional akan dimanfaatkan untuk memperkenalkan lebih luas destinasi wisata, kuliner, budaya, serta keramahan masyarakat Indonesia melalui berbagai platform promosi yang dimiliki pemerintah.

Ia berharap setiap event berskala global tidak hanya meninggalkan pengalaman positif bagi pengunjung, tetapi juga memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Untuk itu, kata dia, pemerintah mendorong kolaborasi antara penyelenggara acara, pemerintah daerah, pelaku industri, hingga masyarakat agar manfaat ekonomi dari penyelenggaraan konser dapat dirasakan lebih luas, mulai dari hotel, restoran, kafe, transportasi, UMKM, hingga pelaku ekonomi kreatif.

Widiyanti menegaskan, apabila dikelola secara konsisten, music tourism atau wisata berbasis musik berpotensi menjadi salah satu sumber pertumbuhan baru bagi sektor pariwisata nasional.

Event besar harus menjadi pengalaman yang berkesan bagi pengunjung, sekaligus memberikan dampak nyata bagi ekonomi lokal dan citra positif Indonesia di mata dunia,” tandas dia.

Dia mengatakan, pemerintah pun menyambut positif rencana penyelenggaraan konser BTS di Jakarta. Ajang tersebut merupakan  salah satu momentum strategis untuk semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi utama penyelenggaraan event internasional di kawasan. (ant)

RELATED ARTICLES

Trending Posts