HomeIndustriMendes Bakal Jadikan BUMDes sebagai Prioritas 2026, Siapkan Rp89,6 Miliar

Mendes Bakal Jadikan BUMDes sebagai Prioritas 2026, Siapkan Rp89,6 Miliar

“Kemendes PDT akan terus mendorong pembangunan ekonomi desa melalui pendekatan berbasis potensi, termasuk pengembangan desa tematik.”

JAKARTA, UMKMTRUST.ID –  Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto berjanji akan  menjadikan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai salah satu output prioritas pada 2026 untuk memperkuat ekonomi perdesaan.

“Anggaran untuk BUMDes sebesar Rp89,6 miliar, targetnya  1.200 BUMDes (yang dikembangkan). Pengembangan BUMDes masuk dalam program teknis Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Kemendes PDT 2026,” ujar Yandri dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen,  Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Yandri mengungkapkan, Kemendes PDT akan terus mendorong pembangunan ekonomi desa melalui pendekatan berbasis potensi, termasuk pengembangan desa tematik, penguatan kelembagaan ekonomi desa, serta kolaborasi dengan kementerian, lembaga, dan mitra lainnya.

Contoh produk makanan olahan berbahan baku ikan, hasil produksi BUMDes Sukomulyo, Gresik, Jawa Timur. Foto: BRI.

Dengan menjadikan pengembangan BUMDes sebagai salah satu output prioritas pada 2026, Yandri berharap aktivitas ekonomi desa semakin produktif dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Selain BUMDes, menurut Yandri Susanto, pemerintah melalui Kemendes PDT menyiapkan sejumlah output prioritas lain dalam rangka penguatan ekonomi desa, di antaranya pengembangan desa ekspor melalui kerja sama lintas kementerian. Kemendes mengalokasikan anggaran Rp4,05 miliar untuk mengembangkan 10 desa ekspor pada 2026.

Yandri menjelaskan, output prioritas lainnya yaitu pengembangan desa wisata, pembangunan atau rehabilitasi jalan desa, pembangunan atau rehabilitasi sarana dan prasarana pelayanan dasar seperti air bersih, pembangunan atau rehabilitasi PAUD di desa dan perdesaan, serta peningkatan ketahanan pangan dan gizi masyarakat.

“Di Ditjen Pembangunan Desa dan Perdesaan, itu ada pembangunan pasar desa, ada desa wisata, kemudian jalan, pembangunan air bersih, PAUD, dan lain sebagainya,” tutur dia.

Dia menambahkan, Kemendes PDT akan melibatkan Komisi V DPR  untuk memastikan tercapainya output prioritas tersebut. (fiq)

RELATED ARTICLES

Trending Posts