HomeUncategorized @idTAIA Indonesia Diluncurkan, Kadin-Singapura Buka Jalan UMKM Tembus Pasar Regional

TAIA Indonesia Diluncurkan, Kadin-Singapura Buka Jalan UMKM Tembus Pasar Regional

JAKARTA, UMKMTRUST.ID – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Federasi Bisnis Singapura (SBF) memperkuat kerja sama untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia menembus pasar regional melalui pemanfaatan teknologi digital.

Salah satu langkah utama kolaborasi tersebut adalah pengembangan dan peluncuran Trade AI Advisor (TAIA) Indonesia, platform perdagangan berbasis kecerdasan buatan (AI) generatif yang dirancang untuk memudahkan pelaku usaha memahami persyaratan perdagangan dan menemukan peluang pasar internasional.

Penguatan kerja sama Indonesia-Singapura itu dibahas dalam dialog bisnis tingkat tinggi yang dipimpin Ketua SBF, Mark Lee dan dihadiri Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Edi Prio Pambudi di Jakarta, Rabu (3/9/2026).

Berdasarkan keterangan tertulis SBF, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) berdurasi dua tahun yang ditandatangani dalam Singapore-Indonesia Leaders’ Retreat pada 6 Juli 2026.

Kerja sama tersebut mencakup tiga pilar utama. Pertama, pemberdayaan digital melalui platform TAIA Indonesia. Kedua, pelibatan kebijakan melalui forum bisnis. Ketiga, peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui lokakarya dan temu bisnis.

Ketua SBF Mark Lee mengatakan, peluncuran TAIA Indonesia menjadi bukti konkret kolaborasi bisnis lintas negara di kawasan ASEAN. Platform tersebut dikembangkan untuk membantu pelaku usaha memperoleh informasi dan dukungan yang dibutuhkan dalam menjalankan aktivitas perdagangan lintas negara.

“SBF berkomitmen untuk menerjemahkan kerja sama tingkat tinggi ini menjadi peluang nyata bagi seluruh pelaku usaha, tanpa memandang skala bisnisnya. Menjelang kepemimpinan Singapura di ASEAN pada 2027, kemitraan seperti ini menjadi kunci penting,” ujar Mark Lee.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie menjelaskan,  kolaborasi tersebut sejalan dengan Indonesia Global Trading Initiative, yang diarahkan untuk membantu UMKM memperluas akses ke pasar internasional.

Menurut Anindya, TAIA Indonesia dapat membantu pelaku usaha memahami berbagai persyaratan perdagangan, mengidentifikasi peluang pasar, hingga mendukung proses transaksi secara nyata.

“Melalui TAIA Indonesia, kami membantu pelaku usaha memahami persyaratan perdagangan, mengidentifikasi peluang pasar, dan bertransaksi secara nyata. Kami juga melihat peluang besar untuk memperdalam kerja sama di bidang keberlanjutan dan dekarbonisasi,” tutur Anindya.

Selain digitalisasi perdagangan dan penguatan kapasitas UMKM, kata Anindya Bakrie,  Kadin Indonesia dan SBF sepakat memperluas kerja sama pada isu keberlanjutan lingkungan dan pengurangan emisi karbon di kawasan regional.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat konektivitas perdagangan Indonesia dan Singapura, tetapi juga meningkatkan kemampuan UMKM untuk memanfaatkan peluang ekonomi regional sekaligus beradaptasi dengan tuntutan perdagangan yang semakin berbasis teknologi dan berorientasi pada keberlanjutan.

RELATED ARTICLES

Trending Posts