MAKASSAR, UMKMTRUST.ID – Pameran yang digelar pada peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Ke-54 dan HUT Ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) merupakan salah satu cara yang efektif untuk memperkenalkan produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal kepada pasar yang lebih luas.
“Kita harus menyiapkan wadah untuk UMKM, salah satunya melalui pameran yang dihadiri banyak orang dari seluruh Indonesia dan siap berbelanja,” ujar Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman dalam keterangan di Makassar, Sabtu (11/7/2026).
Peringatan HKGPKK Ke-54 dan HUT Ke-46 Dekranas berlangsung di Kota Makassar, Sulsel pada 9-12 Juli 2026. Acara ini dihadiri sekitar 3.000 peserta dari seluruh Indonesia.
Gubernur Andi Sudirman berharap kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah memberikan dampak positif bagi produk UMKM Sulsel, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas produk.
“Kami harapkan mereka bisa memberikan motivasi kepada UMKM kita. Dengan adanya kegiatan ini, mereka akan berpikir akan ada lagi agenda berikutnya yang dibuat oleh pemerintah provinsi maupun nasional di Sulsel,” tutur dia.
Dengan demikian, menurut Gubernur Sulsel, para pelaku UMKM akan terus memperbaiki diri dan semakin meningkatkan kualitas produknya melalui proses kurasi. “Kami juga mengapresiasi Dekranas atas kepercayaan menjadikan Sulsel.
Andi Sudirman Sulaiman mengungkapkan, pemilihan Sulsel tidak terlepas dari potensi besar yang dimiliki daerah ini, khususnya di sektor kerajinan dan produk UMKM yang telah memiliki kualitas unggulan hingga mampu menembus pasar ekspor.
“Sulsel dinilai sangat baik secara kajian, memiliki kerajinan-kerajinan yang unggul, kualitas ekspor juga kita punya. Ini memberikan kesempatan kepada UMKM-UMKM kita sebagai wadah untuk memamerkan produk-produk mereka. Ini merupakan apresiasi besar bagi kita,” papar dia.

Okupansi Hotel Tembus 90%
Sementara itu, okupansi hotel di Makassar melonjak hingga mencapai 90% selama pelaksanaan HKG PKK Ke-54 dan HUT Ke-46 Dekranas. Biasanya, okupansi hotel berkisar 45%.
Menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan, Anggiat Sinaga, sebagian besar hotel di Makassar mencapai tingkat hunian yang sangat tinggi, bahkan dalam kondisi penuh saat HKG PKK dan HUT Dekranas digelar.
“Kami bersyukur kegiatan akbar HKG PKK dan HUT Dekranas di Makassar memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap tingkat hunian hotel,” ujar Anggiat Sinaga di Makassar, Sabtu (11/7/2026).
Anggiat mengatakan, okupansi hotel yang mencapai 85-90% selama peringatan HKG PKK dan HUT Dekranas tergolong lonjakan yang sangat tinggi, hampir dua kali lipat dibandingkan tingkat hunian hotel sebelum penyelenggaraan acara tersebut. “Tingkat hunian hotel di Makassar sebelumnya berada pada kisaran 40-45%,” ucap dia.
Dia mengakui, pemerataan tingkat hunian hotel terjadi karena pusat kegiatan tersebar di dua lokasi utama. Pameran Dekranas di kawasan Trans Studio Mall (TSM) Makassar mendorong tingginya okupansi hotel di kawasan Tanjung Bunga dan sekitar Pantai Losari.
Adapun rangkaian kegiatan di Hotel Claro Makassar, seperti rapat kerja, layanan kesehatan gratis, donor darah dan puncak peringatan HKG PKK Ke-54, turut meningkatkan tingkat hunian hotel di kawasan Jalan AP Pettarani dan sekitarnya.
“Ini merupakan ajang yang mampu menghadirkan pemerataan tingkat hunian hotel karena kegiatan berlangsung di dua lokasi utama,” tandas dia. Anggiat Sinaga menambahkan, peningkatan okupansi didorong oleh kedatangan pengurus dan anggota PKK serta Dekranasda dari seluruh provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia yang menghadiri berbagai agenda selama kegiatan berlangsung. (ant)

